MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPS PADA MATERI INTERAKSI ANTAR NEGARA-NEGARA ASEAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA KELAS VIII SMP NEGERI 17 BATANGHARI

  • Uliyati
Keywords: Aktivitas Belajar, Hasil belajar, dan Metode Tutor Sebaya

Abstract

Awal proses yang menjadi kendala di SMP Negeri 17 Batanghari adalah keaktifan siswa dalam proses pembelajaran masih belum optimal, siswa masih cenderung diam dan kurang aktif pada saat proses pembelajaran, guru cenderung menggunakan metode pembelajaran konvensional. Berdasarkan observasi awal di SMP Negeri 17 Batanghari kelas VIII.1, diperoleh data bahwa kelas VIII.1 memiliki rata-rata nilai ulangan harian sebesar 69,83 yang berarti masih di bawah KKM. Hal ini disebabkan perlu adanya penggunaan metode yang tepat dan bervariasi dalam proses belajar mengajar, salah satu alternatifnya dengan menerapkan metode pembelajaran tutor sebaya. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII.1 SMP Negeri 17 Batanghari tahun ajaran 2018/2019. Rancangan penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan dua siklus, setiap siklus meliputi perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Hasil penelitian pada siklus I menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 70,51 dengan ketuntasan klasikal 44,33%, aktivitas siswa sebesar 77,5% dalam kategori tinggi, aktivitas guru dalam pembelajaran sebesar 72,5% atau kategori tinggi. Untuk hasil penelitian siklus II menunjukkan rata-rata hasil belajar siswa sebesar 79,33 dengan ketuntasan klasikal 83,33%, aktivitas siswa 90% atau aktivitas siswa dalam kategori sangat tinggi, untuk aktivitas guru sebesar 92,5% dengan kriteria sangat tinggi. Berdasarkan hasil penelitian diatas, dapat disimpulkan terjadi peningkatan hasil belajar siswa kelas VIII.1 SMP Negeri 17 Batanghari pada materi interaksi antar negara-negara ASEAN dengan menggunakan metode pembelajaran tutor sebaya. Saran yang berkaitan dengan hasil penelitian adalah perlu adanya kesiapan guru sebelum memulai pelajaran, guru dapat melakukan perbaikan pembelajaran bagi siswa yang belum tuntas belajar, guru juga ada baiknya meningkatkan penguasaan terhadap berbagai jenis metode pembelajaran dengan mengikuti berbagai kegiatan seperti diklat atau seminar pendidikan, sekolah bisa lebih mengembangkan dan memanfaatkan sarana prasarana dalam proses pembelajaran.

Published
2021-03-31